TITAFI XXXIII Balikpapan Mengambil Tema Geriatri : Physiotherapy for Eldery People

Tema TITAFI 2019 adalah Geriatri
Temu Ilmiah Tahunan Fisioterapi Indonesia ( TITAFI ) XXXIII akan diselenggarakan di Novotel Balikpapan pada bulan Agustus 2019 ___

Temu Ilmiah Tahunan Fisioterapi Indonesia atau TITAFI merupakan forum ilmiah tahunan fisioterapis Indonesia yang diselenggarakan oleh Ikatan Fisiotrapi Indonesia ( IFI ). Di tahun 2019 ini IFI akan menyelenggarakan TITAFI XXXIII di kota Balikpapan. Adapun tema dalam TITAFI kali ini adalah Physiotherapy for Eldery People ( Fisioterapi untuk Lanjut Usia ) .

Pemilihan tema dalam TITAFI menjadi hal yang penting karena isu yang diangkat haruslah selalu bersesuaian dengan kebutuhan dan harapan masyarakat akan layanan fisioterapi dan berdampak strategis bagi profesi fisioterapi.

Sebagaimana dikemukakan oleh Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia, Geriatri saat ini telah menjadi isu global dan nasional. "Di tahun 2050 nanti Indonesia akan menjadi negara dengan penduduk tua terbesar di dunia", kata Imron.

Tren penyakit tidak menular dan angka harapan hidup di Indonesia sudah semakin tinggi. Sekarang program kesehatan nasional juga sudah menyentuh bidang geriatri, baik di fasilias kesehatan tingkat dasar dengan kegiatan utama promotif maupun di fasislitas kesehatan tingkat lanjut. Saat ini posyandu lansia dan senam lansia mulai digalakkan di berbagai daerah. Sedangkan rumah sakit mulai membangun unit-unit geriatri. 

Geriatri menjadi kajian tersendiri di fisioterapi. Geriatri merupakan usia rentan karena mengalami penurunana fungsi tubuh, termasuk fungsi gerak dan aktifitas. Disinilah letak peran strategis fisioterapi. Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia menyampaikan bahwa dalam pelayanan geriatri fisioterapi secara keilmuan memiliki kontribusi besar di banding dengan profesi lain. "Oleh karena itu Fisioterapi Indonesia harus mengambil peran terpenting dalam pelayanan geriatri mulai hari ini dan masa depan", pungkasnya.
 

Posting Komentar

0 Komentar