Pengurus Pusat PERFI adakan TOT Manajemen Fisioterapi pada COVID-19

Kegiatan ToT diikuti oleh hampir 400 orang fisioterapis, baik yang menangani pasien COVID-19 di RS, praktisi dan akademisi fisioterapis lainnya.

Sabtu, 21 Agustus 2021

Pengurus Pusat PERFI adakan TOT Manajemen Fisioterapi pada COVID-19

Coronavirus Disease (COVID-19) yang disebabkan oleh virus SARS-Cov-2 merupakan penyakit yang sangat mengguncang masyarakat dunia. Hampir 2...
TOT COVID 19

Coronavirus Disease (COVID-19) yang disebabkan oleh virus SARS-Cov-2 merupakan penyakit yang sangat mengguncang masyarakat dunia. Hampir 200 negara di dunia terjangkit oleh virus ini termasuk Indonesia. Berdasarkan data Squad COVID-19 Pengurus Pusat Perkumpulan Fisioterapi Indonesia (1/8), terdapat sebanyak 756 anggota yang terkonfirmasi mengalami COVID-19, 413 orang dinyatakan sembuh, 326 orang memembutuhkan perawatan RS dan atau menjalani isolasi, serta 18 orang dinyatakan meninggal dunia. Fisioterapi sebagai profesi yang fokus dalam bidang gerak dan fungsi tubuh memiliki peran penting dalam pemulihan pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan/atau di unit perawatan intensif yang berkaitan dengan COVID-19. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan suatu kegiatan yang membahas lebih lanjut mengenai peran fisioterapi melalui kegiatan Training of Trainer (TOT) Manajemen Fisioterapi pada COVID-19 yang diselenggarakan secara daring dari Kamis – Jumat, 19 – 20 Agustus 2021.

Acara yang diselenggarakan oleh Bidang V (Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan) PP PERFI ini diawali oleh sambutan dari Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Fisioterapi Indonesia (PP PERFI), Bapak Parmono Dwi Putro S.Ft., M.M.. Dalam sambutannya Ketum PP PERFI menjelaskan tentang bagaimana peran fisioterapi pada COVID-19 dan efek disabilitas yang akan dialami pasien pasca (long) COVID. Ledakan disabilitas diperkirakan dapat terjadi pada pasien pasca COVID-19 yang membutuhkan penanganan lebih lanjut agar individu tersebut mampu kembali beraktivitas seperti sedia kala. “Mengingat pentingnya peran fisioterapis dalam menangani kondisi ini, kedepannya akan diadakan terkait ToT mengenai Manajemen Fisoterapi pada Pasca (long) COVID.” ujar Parmono



Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Squad COVID-19 PP PERFI, Bapak Ahmad Syakib, SKM., S.Ft., MKM. yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PP PERFI. Dalam laporannya beliau menerangkan bahwa persiapan kegiatan ToT cukup panjang karena memerlukan adanya kajian terhadap penyusunan PPK dan SOP yang berkaitan dengan manajemen fisioterapi pada COVID-19. Beliau menekankan bahwa adanya kebutuhan fisioterapis yang tinggi pada pelayanan pasca COVID, sehingga diharapkan agar fisioterapis senantiasa dapat meningkatkan kompetensi terhadap layanan pada pasien COVID. “Kami mengharap fisioterapis seluruh Indonesia dapat turut serta aktif membantu PP PERFI dalam hal pendataan, hal ini berkaitan dengan pembuatan kebijakan PP PERFI kedepannya ataupun pembuatan kebijakan di pemerintahan.” ujar Syakib

Kegiatan ToT diikuti oleh hampir 400 orang fisioterapis, baik yang menangani pasien COVID-19 di RS, praktisi dan akademisi fisioterapis lainnya. Agenda ToT hari pertama (19/8) menghadirkan 3 pemateri dalam kepakaran Manajemen Fisioterapi pada COVID-19. Pemateri pertama dibawakan oleh Bapak Nur Basuki, M. Physio dengan materi COVID-19 dan Problematik Fisioterapi. Kemudian dilanjutkan dengan pemateri kedua yang dibawakan oleh Drs. Slamet Sumarno, SMPh, M.Fis dengan materi Manajemen Fisioterapi pada Pasien COVID-19 di Intensive Care Unit (ICU). Pemberian materi ketiga oleh Bapak Kiriyadi, SST.FT., yang membawakan materi Fisioterapi Pasien COVID-19 di ICU. Acara ToT hari pertama kemudian diakhiri dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Mohammad Ali, SST, Ft, M.Kes.


Agenda hari kedua (20/8) diawali dengan laporan Diklatlitbang PP PERFI oleh Bapak Taufik Eko Susilo, SFt, MSc., mengenai Peran Serta Fisioterapis pada Kondisi COVID-19: Hasil Survey Kebutuhan Fisioterapi pada Pelayanan Pasien COVID-19 yang dilakukan pada 13–15 Agustus 2021. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para pembicara. Pemateri pertama disampaikan oleh Ibu Siti Khotimah SST.FT., M. Fis., dengan materi Manajemen Fisioterapi pada pasien COVID-19 di Bangsal Rawat Inap. Dilanjutkan oleh pemateri kedua yaitu Bapak Dede Hidayat, SST.FT, SKM yang membawakan materi Keamanan Fisioterapi pada Pelayanan COVID-19. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Sdri. Rubiyanti,SST.FT dan ditutup dengan pengarahan oleh Ketua Squad COVID PP PERFI. [MHS/FAD]